Modal Masih Menjadi Halangan Dalam Memulai Suatu Bisnis? Coba Pikir Ulang deh…

Ada beberapa orang yang sudah punya semangat tinggi untuk membuka bisnis, tapi setelah tau bahwa mereka gak mempunyai modal yang cukup, semangatnya malah anjlok drastis.

Akhirnya? Ya, sampe sekarang bisnis khayalannya belum juga terwujud.

Kurang lebih situasinya seperti ini:

Tahun 2014: Semangat tinggi untuk membuka bisnis.

Tahun 2015: Tahap ngumpulin modal. Karena cukup sulit dan lama, semangatnya mulai ngambang. Apalagi mendekati akhir tahun.

Tahun 2016: Entah karena berbagai faktor, akhirnya wacana untuk membuka bisnis cuma jadi sekedar wacana. Semangatnya mulai tenggelam.

Tahun 2017: Hampir lupa kalau pernah ada niat untuk membangun bisnis sendiri.

 

“Gua masih bingung gimana caranya ngumpulin modal?”

Ada banyak cara sebenarnya:

  • Kerja dengan orang lain untuk sementara waktu.
  • Dropshipping sekalian belajar dagang dan membangun brand pelan-pelan.
  • Jual keahlian, juga bisa membangun brand pelan-pelan.
  • Pinjam keluarga atau bank.
  • Kerjasama dengan investor atau kerabat.

 

Mengelola modal

Titik beratnya bukan pada ‘gimana cara ngumpulin modal’, tetapi ‘gimana cara kita mengelola modal yang ada’.

Beberapa orang biasanya ngumpulin modal dulu secara total dengan nominal yang besar.

70 juta…

300 juta…

800 juta…

1 milyar…

Actionnya mah belakangan.

Tapi inilah yang justru membuat kita sering berhenti di tengah jalan.

Lama-lama kita merasa kalau modal yang mau dituju itu kok terlalu besar ya. Mau sampai kapan?

Akhirnya, karena terlalu lama mengumpulkan uang 1 milyar, modal yang sudah ada di tangan malah kepake untuk hal lainnya.

Terpaksa deh kita mulai lagi dari awal. Begitu terus hingga akhirnya semangat mulai tenggelam.

 

“Sebaiknya gimana, bro?”

Kalau menurut Jaya Setiabudi, gunakan the power of kepepet!

Misalnya modal terkumpul sekian juta, langsung mulai aja sewa ruko.

Di sini Anda mulai rugi kalau membiarkan ruko tersebut diam terlalu lama (mulai kepepet).

Mau gak mau harus kebut cari modal lain untuk beli peralatan.

Ruko dan peralatan sudah ada?

Rugi kalau dibiarin gitu aja (kepepet lagi). Harus mulai cari bahan bakunya.

Ruko, peralatan, bahan bakunya sudah ada, lalu cari pekerjanya. Dan begitu seterusnya.

 

Hal kaya gini bisa disebut sebagai aksi berantai.

Action 1 hal untuk memunculkan action-action lainnya.

Bukan cuma sibuk ngumpulin modal tanpa disertai action.

Dengan begitu gak perlu nunggu lama lagi untuk memulai bisnis.

Bisnis yang tadinya cuma sekedar wacana, perlahan-lahan mulai terwujud.

Ngumpulin modal yang tadinya terasa membosankan dan mengikis semangat, sekarang malah menantang setengah mati.

Iyalah orang kepepet! Hahaha. 😀

 

 

7 Comments
  • Beni Batara
    Posted at 12:15h, 15 January Reply

    Perkenalkan nama sy Beni.
    Saat ini sy masih bekerja sbg serabutan dan lg merencanakan utk merintis usaha di bidang konveksi celana.
    Apa yg disampaikan Pak Rheza itu sangat sy rasakan saat ini. Stiap hari sy kerjakan beberapa proyek utk modal bisnis konveksi. Tapi semakin lama modal yg terkumpul sdikit2 terpakai, bahkan utk hal yg diluar kebutuhan. Meski sy masih sedikit ragu untuk keluar dari zona nyaman, akan saya lakukan demi cita2 bisnis sy. Terima kasih banyak pak Rheza utk artikelnya.

  • Sadianto
    Posted at 15:23h, 15 January Reply

    Nyatanya memang susah bro cari modal. Bukan apa, bener kata bro sendiri. Kalo dari saya, masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Bageimanapun makasih bro untuk penjelasannya.

  • Dini
    Posted at 21:09h, 15 January Reply

    ini yang selama ini saya lakukan. semangat cepat sekali menggebu2 , tapi cepat sekali juga loyonya . ternyata benar saya terlalu fokus untuk mengumpulkan modal saja , tanpa ada action yang lain . insya alloh tahun 2017 ini terwujud . amin . terima kasih artikelnya … sangat menyadarkan .

  • Yandi
    Posted at 22:29h, 15 January Reply

    memulai tanpa modal atau modal yg seadanya itulah yg sangat sulit menurut saya, karna akan ada banyak keraguan yg terus muncul sehingga mau tidak mau saya harus terus berkutat di pekerjaan yg sudah ada. Yah dengan membaca artikel ini sedikit membantu saya untuk lebih berani memulai bisnis. terimakasih

  • Makmur Salim.
    Posted at 09:45h, 17 January Reply

    Klo saya
    Untuk buka bisnis rasanya enak join sma temen.. Lebih terasa ringan rasanya. Kinerjanya pun lebih ringan..

  • naufal hidayat
    Posted at 18:14h, 17 January Reply

    perlahan tapi pasti ya gan, mulai dari yang hal kecil

    • Rheza
      Posted at 22:04h, 17 January Reply

      Betul sekali bro Naufal.

Post A Comment