Meningkatkan Omzet Saat Liburan Panjang? Bisa! Pelajari Caranya Disini!

Libur telah tiba! Hore! Hore! Hore!

Hahaha, kalau menjelang liburan akhir tahun kaya gini, saya selalu keinget sama lagunya Tasya.

Ngomong-ngomong, kenapa sih liburan itu (apalagi liburan panjang) identik dengan kebahagiaan?

Selain karena dengan liburan panjang kita bisa menghabiskan waktu dengan orang tercinta.

Di sisi lain, ternyata libur panjang itu juga bisa mendatangkan kebahagiaan spesial bagi para pengusaha.

Ya, pengusaha seperti Anda yang sedang membaca artikel ini.

 

Jadi, apa itu kebahagiaan spesial bagi para pengusaha?

Liburan panjang itu selain identik dengan sukacita, biasanya juga identik dengan ‘pemborosan’ atau menghabiskan sejumlah uang lebih banyak untuk mendapatkan kesenangan.

Tapi ternyata gak selamanya liburan panjang itu bikin boros.

Justru bagi para pengambil peluang, liburan panjang malah bisa bikin dompet semakin gendut.

Alias panen profit!

Di sinilah letak kebahagiaan spesialnya!

happy holiday

“Hmm… Emangnya bener ya kalau liburan panjang itu bisa gua gunakan untuk meraup keuntungan dan profit lebih banyak?”

Jelas bisa!

Balik lagi ke pernyataan sebelumnya.

Liburan itu identik dengan pemborosan uang, betul?

Nah, di sinilah peran Anda untuk membuat orang-orang melakukan pemborosan. (ups)

Faktanya, liburan panjang sekitar bulan November dan Desember mampu meningkatkan 30% pendapatan lebih banyak, daripada bulan-bulan lainnya.

Dan lebih dari 10 tahun, sebanyak 2,5% penjualan meningkat saat sesi-sesi liburan seperti saat ini.

Saat menjelang liburan panjang, termasuk saat libur Lebaran dan hari libur panjang lainnya, perilaku masyarakat cenderung lebih konsumtif dari momen-momen biasanya.

Peluang inilah yang mau Anda manfaatkan untuk semakin mengembangkan bisnis dan penjualan.

Jadi, gimana caranya meningkatkan omzet saat liburan panjang?

 

#1. Siapkan promosi yang tepat

Seperti halnya dalam konsep penjualan “AIDA” atau bahkan konsep “AISAS”, untuk meningkatkan penjualan tentunya Anda perlu menarik perhatian audiens terlebih dulu (attention).

Di sinilah pentingnya untuk membuat compelling offer, atau penawaran yang membuat audiens sulit untuk menolak.

Salah satu contohnya adalah seperti promosi yang dilakukan oleh Needstees.

Brand ini mampu menawarkan beberapa promosi seperti buy 3 get 1 dan gratis 1 kaos setiap 1 review yang dibuat oleh pelanggannya.

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai sales promotion, silahkan menuju artikel berikut.

 

#2. Beriklan di Facebook

Setelah Anda punya ‘senjata canggih’ yang mampu menarik perhatian pelanggan, bahkan mampu membuat mereka sampai melakukan pembelian, sekarang waktunya Anda menyalurkan promosi tersebut.

Kenapa sebaiknya beriklan di Facebook (termasuk Instagram)?

Karena promosi menarik yang sudah Anda buat, sebaiknya tepat untuk disebarkan ke berbagai segmentasi pasar.

Misalnya untuk orang-orang yang belum pernah berbelanja sama sekali di toko online kita (cold traffic).

Atau mungkin segmen pasar yang terdiri dari pelanggan yang sudah tertarik dengan produk Anda, namun masih belum melakukan pembelian karena suatu alasan.

Segmentasi pasar ini bisa Anda raih dengan Facebook Advertising secara detail.

Untuk mempelajari cara beriklan di Facebook, silahkan menuju artikel ini.

 

#3. Gunakan email marketing

Faktanya, email marketing adalah tools marketing penghasil return of investment (ROI) terbesar yang pernah ada.

Buat Anda yang saat ini sudah mengumpulkan email, atau bahkan menggunakan untuk pemasaran sebelumnya, maka manfaatkanlah untuk menyalurkan compelling offer yang sudah dibuat tadi.

Namun buat Anda yang mungkin belum menyentuk email marketing sedikit pun, maka inilah saat yang tepat juga untuk mulai mengumpulkan email leads dari para audiens.

Bahkan email marketing bisa Anda manfaatkan untuk menarik kembali pelanggan yang sudah berbelanja, agar mau melakukan pembelian lagi dan lagi.

Pelajari apa keuntungan email marketing sesungguhnya untuk bisnis + cara menggunakannya, klik disini.

 

#4. Gunakan tema campaign

Baik dalam isi promosi, maupun penyebarannya, gunakanlah tema yang sesuai dengan momen liburannya.

Jika saat ini adalah momen menjelang Natal dan tahun baru, maka gunakan tema tersebut sebagai konsep promosi Anda.

Hal ini bertujuan untuk semakin ‘menyentuh’ audience dengan memberikan kesan dan membuat promosi semakin spesial.

Untuk mewujudkannya, Anda bisa menggunakan fungsi visual seperti menyertakan gambar-gambar bernuansa Natal dan tahun baru.

free-christmas-promo-flyer-template-freepsdflyer-com
Sumber: FreePSDFlyer

Saya sendiri menggunakan aplikasi gratisan seperti canva.com untuk editing gambar secara online, dan freepik.com atau pexels.com untuk mencari free stock photos.

 

#5. Sediakan pengiriman super kilat

Biasanya di saat-saat liburan seperti ini kendala yang sering dialami oleh online shopper adalah durasi pengiriman yang relatif lama.

Sedangkan yang dibutuhkan adalah sebaliknya, pengiriman yang super kilat, agar barang yang dibeli bisa cepat dipakai atau diberikan sebagai kado.

Peluang ini yang semestinya bisa diambil oleh kita sebagai pengusaha (online) menjelang liburan panjang.

Manfaatkan pengiriman seperti ojek online yang mampu mengirim barang dalam hitungan jam (dalam satu kota).

 

Kesimpulan

Menjelang liburan panjang adalah momen yang memang membawa kebahagiaan dan sukacita bagi siapapun.

Termasuk bagi para pengusaha online dalam mengembangkan bisnisnya.

Untuk bisa memanen profit, tentunya Anda harus cerdas dalam membaca momen dan mengambil peluangnya.

Gunakan compelling offer, atau penawaran yang sulit untuk ditolak.

Ambil peluang di saat tingkat konsumtif sedang meningkat.

 

 

GABUNG-BRO+

No Comments

Post A Comment