memenangkan persaingan bisnis dengan melakukan diferensiasi

Bagaimana Menemukan Diferensiasi Bisnis Serta Memenangkan Persaingan Pasar

Kesulitan yang sering saya dengar dari teman-teman pengusaha lain adalah:

“Gimana caranya memenangkan persaingan bisnis, sedangkan produk/jasa gua itu sudah banyak pesaingnya?”

Atau sama aja kaya gini, “Gimana caranya biar pelanggan gua makin cinta dengan produk/jasa yang gua tawarkan?”

Maka saya jawab , “Diferensiasi bisnis lu apaan?”

Terus, muncul balasan seperti ini, “Diferensiasi apaan! Gimana mau diferensiasi, sedangkan gua ambil produk aja dari orang lain?”

Saya percaya beberapa dari Anda pun pasti pernah mengalami kesulitan ini, atau bahkan saat ini juga lagi berjuang di antara persaingan bisnis.

Dengan membaca artikel ini nantinya Anda mampu untuk:

# Membuat bisnis Anda saat ini bertahan, bahkan memenangkan persaingan pasar yang ketat.

# Menarik perhatian pelanggan jauh lebih mudah dengan cara yang efektif.

Tapi sebelumnya…

Anda harus paham apa itu diferensiasi dan seberapa kuat pengaruhnya dalam mengatasi kesulitan ini.

Antara sedang memulai suatu bisnis, atau lagi berjuang untuk mengembangkan bisnis, Anda membutuhkan ‘sesuatu’ yang bisa menonjolkan bisnis Anda itu di antara kompetitor.

Bahkan sambil menarik perhatian pelanggan!

Nah, ‘sesuatu’ tersebut saya namakan diferensiasi bisnis.

Atau dalam marketing sering disebut dengan USP (Unique Selling Proposition).

Tapi saya akan menggunakan kata diferensiasi aja biar lebih mudah dicerna.

Sekarang…

Berapa banyak orang yang jualan tas ransel lewat online? Makanan ringan? Jam tangan? Obat herbal? Peralatan komputer dan elektronik?

Gak banyak kok, cuma banyak banget!

Lalu, berapa banyak orang yang jualan produk tersebut yang benar-benar memiliki keunikan atau diferensiasi bisnis?

Kalau yang ini emang beneran gak banyak.

Pada kenyataannya, kita memang mampu memberikan produk atau layanan yang terbaik kepada pelanggan, tapi untuk memberikan ‘sesuatu yang beda’ itu jauh lebih sulit.

“Kalau brand lu ngaku yang terbaik, kenapa gua harus beli dari toko lu? Toko lain juga ngaku yang terbaik? Bahkan sudah banyak pelanggannya yang puas?”

Coba bayangin bro, ada pelanggan yang nanya kaya gitu, bagaimana jawaban Anda?

Kalau di antara toko Anda dan kompetitor lainnya memberikan pelayanan dan produk yang terbaik, kenapa pelanggan harus milih Anda dan bukan kompetitor?

Kalau Anda masih belum bisa jawab pertanyaan ini secara cepat, itu artinya Anda harus melakukan diferensiasi lebih pada bisnis tersebut.

Maka silahkan lanjut membaca panduan ini sampai habis, karena nantinya Anda dapat menemukan alasan yang kuat agar pelanggan lebih milih Anda dari pada pesaing + memberikan nilai lebih pada bisnis tersebut.

Bikin pelanggan senang itu sebenarnya gak susah kok

Tapi gimana caranya pelanggan gak cuma senang dengan brand kita, tapi juga berkesan selamanya.

Mulai dari respon yang cepat, pelayanan yang ramah, kualitas produk sesuai harapan, itu kurang lebih sudah cukup bikin pelanggan Anda merasa puas dan senang.

Tapi kalau Anda cuma bisa memberikan yang terbaik doang, apa bedanya dengan ribuan kompetitor lainnya?

Gimana caranya Anda mau menarik perhatian audiens di antara kompetitor Anda?

Coba perhatiin pedagang gultik di Blok M.

Mereka mampu memberikan kualitas gulai yang enak.

Tapi dari sisi pelanggan akan bingung harus pilih yang mana, karena para penjualnya sangat banyak, terlihat serupa, dan gak melakukan diferensiasi sama sekali.

Kasus ini saya sharing sebelumnya di artikel Karakteristik yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda, dengan pengalaman saya sendiri sebagai pelanggan.

Untuk mendapatkan kesan selamanya, kita harus membuat bisnis kita terlihat berbeda di antara para kompetitor.

Lakukan diferensiasi agar Anda bisa jauh lebih efektif dalam menarik perhatian para audiens, bahkan melakukan penjualan!

Buatlah brand atau bisnis Anda itu berada di tempat yang spesial di benak pelanggan.

Bahkan menurut Good Strategy Bad Strategy yang ditulis oleh Richard Rumelt, strategi bersaing yang bagus itu ketika para kompetitor sulit untuk meniru keunggulan atau diferensiasi yang Anda punya.

 

Differentiation is one of the most important strategic and tactical activities in which companies must constantly engage. - Theodore Levitt

 

Anda gak perlu diferensiasi, kalau…

“Berarti bisnis gua gak bisa sukses dong bro kalau gak ada diferensiasi?”

Jelas bisa sukses bro meski gak ada diferensiasi dalam bisnis.

Tapi Anda membutuhkan usaha yang cukup besar untuk bisa menandingi para kompetitor yang sudah lebih dulu menarik hati pelanggannya.

Anda gak perlu diferensiasi kalau Anda adalah penjual monopoli, artinya produk/jasa tersebut cuma Anda yang jual dan gak ada kompetitor sama sekali.

Atau menjadi sukses tanpa diferensiasi itu setidaknya kita membutuhkan kualitas produk dan promosi yang sangat bagus, serta faktor – faktor lainnya. Keberuntungan misalnya. 🙄

Contohnya penjual tema WordPress di Themeforest.net, mereka gak melakukan banyak diferensiasi satu sama lain.

Tapi yang paling laku adalah tema dengan kualitas produk serta promosi yang dahsyat.

themeforest wordpress

Ah kalau cuma jadi beda dan unik mah gampang bro!

Yap! Tepat sekali, kalau mau ‘asal beda dan unik’ itu gampang.

Tapi untuk membuat diferensiasi yang mampu bersaing itu jauh lebih sulit.

Artinya diferensiasi tersebut harus sesuai dengan permintaan pasar.

Kalau ‘asal beda’ tapi gak ada orang yang membutuhkan berarti untuk apa melakukan bisnis.

Daripada Anda melakukan diferensiasi dengan cara menjual kaos khusus tapir dan kura-kura brazil 😆 lebih baik Anda jual kaos yang sudah ada permintaan pasarnya.

turtle

Misalnya jual kaos khusus ukuran besar sampai besar banget. (sudah ada yang jual sih, ini cuma contoh).

Dengan begitu Anda lebih mudah memasarkan dan menjualnya.

 


keunggulan bisnis digitalinbro


Ok, terus gimana caranya menemukan diferensiasi bisnis yang bisa bersaing?

 

# Tentukan dan pahami target market

Mengembangkan diferensiasi dalam bisnis dapat Anda mulai dengan menentukan siapa target market bisnis Anda terlebih dulu.

Tentukan jangan terlalu luas, tapi gak terlalu sempit juga.

Misalnya Anda saat ini menjual sepatu dengan target market pria berstatus mahasiswa kelas menengah ke bawah.

Setelah itu, coba pahami dari sisi mahasiswa tersebut.

Kira-kira mereka membutuhkan sepatu seperti apa, modelnya gimana, harganya berapa, atau alasan mereka membeli sepatu baru.

Atau contoh nyatanya seperti Stripe yang menyediakan fitur pembayaran untuk para developer.

Contoh target audience 1

Atau seperti Ellusionist yang membuat kartu untuk para pesulap.

ellusionist target audienceAtau gak usah jauh-jauh, minuman energi Extra Joss dengan target marketnya para ‘lelaki pejuang’.

extra joss target audience

Dengan menentukan dan memahami target market seperti ini, maka Anda bisa lebih fokus dalam memasarkan produk.

Promosi akan lebih mudah karena Anda tau kemana biasanya target market tersebut ‘nongkrong’.

Jangan karena terlalu yakin dengan keunggulan produk, sampai-sampai lupa kalau Anda berjualan dengan tujuan memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan.

Untuk membantu Anda, saya sudah menyiapkan pembahasan khusus tentang menentukan target market yang tepat.

Silahkan pelajari terlebih dulu sekarang secara gratis.

 

# Gabungkan Beberapa Ide Menarik, bahkan yang ‘nyeleneh’ sekalipun

Tujuannya adalah agar bisnis Anda menjadi lebih menarik dan unik.

Langkah pertama adalah, bisa pilih ide bisnis apapun. Misalnya menjual jasa desain grafis.

Kemudian tambahkan ide-ide menarik ke ide utama.

Lakukan brainstorming ide bisnis yang menarik dan unik.

Gak perlu menemukan ide yang benar-benar baru.

Cukup 2 ide atau lebih yang benar-benar Anda kuasai.

Terakhir, harus ada permintaan pasarnya.

Artinya memang ada yang membutuhkan produk/jasa Anda tersebut.

Jadi misalnya Anda menjual jasa desain grafis dengan jaminan 5 menit selesai. Apapun permintaan desainnya.

Atau contoh lainnya adalah games Pokemon Go, menggabungkan kartun Pokemon dengan fitur location based augmented reality mobile, dikemas dalam satu game menarik.

 

# Campur dengan kepribadian Anda sendiri

Cara ini bisa jadi salah satu solusi buat Anda yang punya bisnis dengan skala kecil, seperti website ini.

Atau juga buat Anda para reseller dan dropshipper yang gak mampu mengubah produk.

Dengan mencampurkan kepribadian diri Anda sendiri pada brand atau toko online, maka itu sudah termasuk melakukan diferensiasi loh.

Bahkan diferensiasi yang gak akan dimiliki oleh pebisnis lainnya.

Uniknya, kepribadian kita itu cuma kita doang yang punya.

Lagi, Anda harus memberikan kepribadian yang sesuai dengan target audiens.

 

# Diferensiasi dengan Marketing Mix

Pernah denger dong bro sama marketing mix? 4P, 7P, bahkan ada sampai 10P!

Saya gak akan membahas marketing mix pada artikel ini.

Mulai dari strategi harga, karakteristik produk, tempat distribusi, dan P lainnya, bisa Anda berikan diferensiasi sesuai dengan permintaan pasar (wants, needs, demands).

Jadi kalau Anda yang tadi bilang, “Gua kan dropshipper dan reseller yang gak mampu merubah produk.”

Sekarang sudah tau solusinya bahwa gak cuma produk yang bisa diubah, masih banyak elemen lainnya.

Mungkin seperti Apple memberikan karakteristik brand ‘mewah’ yang didukung oleh strategi harganya yang lebih mahal dibanding smartphone lainnya.

Atau misalnya untuk para pelaku bisnis kecil-menengah dengan status dropshipper atau reseller.

Berikan karakteristik pada toko online dropshipper atau reseller tersebut.

Berikan pelayanan dengan ‘bahasa’ kita sendiri, promosi dengan ‘gaya’ kita sendiri, atau aspek lainnya yang belum dimiliki kompetitor dan sesuai permintaan pasar.

Sekali lagi, saya selalu menekankan untuk selalu menyesuaikan dengan permintaan pasar.

 

# Tunjukkan diferensiasi yang sudah Anda punya

Cara menunjukkannya bisa dengan kata-kata (frase, slogan, susunan beberapa kata) atau dengan visual.

Aturan terpenting dalam hal ini adalah:

# Jelas, singkat dan mudah dimengerti dalam beberapa detik. (ya, hanya beberapa detik)

# Tunjukkan keuntungannya kepada customer, apa yang mereka dapatkan kalau mereka membeli atau menggunakan produk/jasa Anda.

# Tunjukkan kalau diferensiasi Anda itu berbeda dari kompetitor.

Contohnya seperti:

Cokelat M&M dengan slogannya, “Melts in your mouth, not in your hand.”

MM-Slogan

 

Evernote dengan headline yang singkat, jelas dan mudah dimengerti. Setelah itu didukung oleh sub-headline yang menunjukkan keuntungan untuk para penggunanya.

evernote

Untuk membantu Anda melakukan diferensiasi dalam bisnis Anda, coba jawab pertanyaan berikut:

#1. Apa produk/jasa yang Anda sediakan?

#2. Siapa target marketnya?

#3. Apa keuntungannya untuk mereka dari produk/jasa Anda?

#4. Apa diferensiasi yang Anda punya? Tunjukkan lewat beberapa kata atau visual.

#5. Kenapa target market harus beli dan menggunakan produk/jasa Anda dari pada kompetitor?

 

Ini contoh dari Digitalinbro:

#1. Apa produk/jasa yang Anda sediakan?

Website yang berbagi ilmu entrepreneurship dan Digital Marketing.

#2. Siapa target marketnya?

Para pengusaha muda Indonesia.

#3. Apa keuntungannya untuk mereka dari produk/jasa Anda?

Mempercepat pertumbuhan bisnis para pengusaha muda secara gratis dan menyeluruh.

#4. Apa diferensiasi yang Anda punya? Tunjukkan lewat beberapa kata atau visual.

“Belajar digital marketing gak pake bosen.”

#5. Kenapa target market harus beli dan menggunakan produk/jasa Anda dari pada kompetitor?

  • Saya gak memberikan ilmu yang setengah-setengah.
  • Bahasa yang saya gunakan sesuai dengan target audiens.
  • Anda bisa mendapatkan BONUS seperti eBook Memaksimalkan Strategi Digital Marketing untuk Bisnis Kecil – Menengah sebanyak 66 halaman, dan masih banyak lainnya.
  • Berkesempatan untuk diskusi seputar bisnis dan digital marketing.
  • Dan semuanya dapat diakses secara gratis. It’s totally free.

SEKARANG GILIRAN ANDA!

Silahkan jawab pertanyaan tersebut di kolom komentar.

Saya akan membantu Anda untuk semakin mengembangkan nilai diferensiasi pada bisnis yang Anda punya.

 


GABUNG-BRO+

 

Featured image by: Village9991

4 Comments
  • Agung Sanjaya
    Posted at 12:10h, 11 November Reply

    #1. Apa produk/jasa yang lu sediakan?
    Kaos polos

    #2. Siapa target audiencenya?
    Anak muda atau mahasiswa

    #3. Apa keuntungannya untuk mereka dari produk/jasa lu?
    Mendapatkan kaos polos berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Juga pelayanan juga maksimal.

    #4. Apa diferensiasi yang lu punya? Tunjukan lewat beberapa kata atau visual.
    Kaos polos murah sahabat para mahasiswa.

    #5. Kenapa target audience harus beli dan menggunakan produk/jasa lu dari pada kompetitor?
    Saya tidak hanya menyediakan kaos polos, tapi juga pelayanan yang maksimal, jadi jaminan pelanggan tidak ada yg kecewa.

    Menurut lu gimana bro?

  • Denys Egha
    Posted at 16:51h, 23 December Reply

    #1. Apa produk/jasa yang lu sediakan?
    Barang Unik

    #2. Siapa target audiencenya?
    Golongan umur 18-35 tahun

    #3. Apa keuntungannya untuk mereka dari produk/jasa lu?
    Memudahkan mereka dalam melakukan berbagai aktivitas

    #4. Apa diferensiasi yang lu punya? Tunjukkan lewat beberapa kata atau visual.
    Juragan barang unik berkualitas

    #5. Kenapa target audience harus beli dan menggunakan produk/jasa lu dari pada kompetitor?
    Pelayanan 100% baik, pertanyaan selalu direspon cepat, komplain segera dicarikan solusi terbaiknya

    Bagus ga vroh??

  • Ry Templates Prjct
    Posted at 13:21h, 25 December Reply

    #1. Apa produk/jasa yang lu sediakan?

    Jasa desain grafis

    #2. Siapa target audiencenya?

    Para pengusaha online/UKM

    #3. Apa keuntungannya untuk mereka dari produk/jasa lu?

    Mendapatkan desain grafis, seperti poster, banner, logo, stiker, dengan harga yang sangat terjangkau dan kualitas yang menyeluruh.

    #4. Apa diferensiasi yang lu punya? Tunjukkan lewat beberapa kata atau visual.

    Kami adalah sahabat terbaik bagi para UKM online dalam kebutuhan desain grafis.

  • vinyl lantai rumah sakit
    Posted at 21:32h, 30 January Reply

    # Anda gak perlu diferensiasi kalau Anda adalah penjual monopoli, artinya produk/jasa tersebut cuma Anda yang jual dan gak ada kompetitor sama sekali. Saya kira ini merupakan pilihan yang bijak sehingga kita bisa menjalankan sebuah bisnis dan menikmatinya tanpa tekanan dari kompetitor

Post A Comment