Sedikit Orang yang Tau: 16 Tips Rahasia Instagram untuk Melonjakkan Penjualan & Kualitas Bisnis

Apakah Anda sedang mengalami salah satu masalah berbisnis lewat Instagram ini?

  • Jumlah followers kecil dan gak tau gimana cara meningkatkanya?
  • Minim leads & aktivitas engagement (like, follow, comment) dari audiens?
  • Sudah upload foto produk, hias, promosi, tapi masih minim penjualan?
  • Gak tau strategi yang tepat buat meningkatkan brand image bisnis Anda di mata audiens?
  • Atau bahkan gak tau cara berbisnis lewat Instagram?

 

It’s ok bro, gak masalah.

Pertanyaan selanjutnya menentukan apakah post ini cocok buat Anda atau engga:

  • Apakah Anda mau mengatasi masalah tersebut?
  • Apakah Anda mau membangun brand bisnis yang kuat? Produk Anda diliat banyak orang? Meningkatkan jumlah following yang tertarget?
  • Dan apakah Anda mau semakin meningkatkan penjualan cuma dengan Instagram?

 

Kalau jawabannya iya ..

Maka selamat membaca dan memahami post ini, karena di sini saya mau membantu masalah Anda + memberikan strategi pemasaran bisnis lewat Instagram yang tepat, yang banyak orang gak tau 😉

 

Tau gak bro?

Saat ini pengguna aktif Instagram sudah melebihi angka 400 juta setiap bulannya!

Dan dari angka ini, saya harap kita sudah tau bahwa Instagram hampir menjadi kebutuhan untuk bisnis dan pemasaran.

instagram stats

Aplikasi berbagi foto dan video singkat ini cuma bisa diakses dari mobile phone, dan memiliki tingkat engagement paling tinggi di antara sosial media lainnya.

Gimana engagementnya gak tinggi coba, cuma modal 2x tap aja itu udah termasuk engagement, it’s as easy as that.

Makanya, kita sebagai seorang Entrepreneur muda harus cerdas dalam memanfaatkan aplikasi hebat ini, khususnya dalam kebutuhan bisnis.

Di Indonesia sendiri, sejauh yang saya liat sangat banyak online shop yang sudah menggunakan Instagram.

Malah banyak yang cuma modal Instagram doang buat pemasarannya.

Berkat tren berjualan di Instagram ini, perlu kita ketahui bahwa banyak orang-orang Indonesia yang menggunakan Instagram gak cuma untuk liat update foto aja, tapi juga buat belanja.

Ya belanja!

Mulai dari liat-liat produk sampai melakukan transaksi.

Jadi bisa kita anggap kalau banyak pengguna Instagram itu adalah ‘orang – orang yang akan berbelanja’.

Di bagian ini saya akan membantu menyulap orang-orang yang akan berbelanja menjadi pelanggan setia brand Anda di Instagram.

 

Persiapan profile Instagram

TIPS RAHASIA #1

Wajib 3-9 Foto Awal

Sebelum akun Instagram Anda berhadapan dan berinteraksi dengan pelanggan, maka hal yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan minimal 3 foto yang harus sudah diupload duluan.

Ketika keberadaan akun Instagram Anda diketahui calon pelanggan, sedangkan di profile IG Anda belum ada foto apapun, maka kemungkinan besar calon pelanggan ini sama sekali gak peduli dan langsung beralih dari profile IG tersebut.

Sederhananya, 3 foto ini berguna untuk membuat first impression pelanggan menjadi penasaran dan tertarik dengan brand Anda.

Akan lebih baik lagi jika Anda bisa membuat menjadi 9 foto.

Maka dari itu buat lah first impression yang menarik buat calon pelanggan.

Bonus Tips: Pakai aplikasi Instagrid, Anda bisa membuat ‘coming soon’ yang menarik dan berjumlah 3-9 foto.

Ini adalah contoh foto coming soon dari akun @kalo.indonesia

Ini adalah contoh foto coming soon dari akun @oldblueroyalrumble@oldblueroyalrumble

TIPS RAHASIA #2

Buatlah bio yang menarik & ‘berguna’

Bio adalah salah satu hal yang pertama kali orang liat ketika buka profile Instagram bisnisAnda.

Maka dari itu gunakanlah bio ini untuk sesuatu yang berguna dan menarik perhatian audience.

Berguna artinya memberikan informasi tentang brand Anda seperti alamat atau kontak.

Sedangkan menarik itu berguna agar orang yang liat semakin percaya dengan bisnis Anda.

 

Buatlah bio yang singkat, menarik, dan hindari kata-kata seperti ini:

“PUSAT JILBAB LENGKAP JAKARTA”

“Supplier Baju Anak Murah Grosir & Eceran Tangan Pertama”

Dari pada membuat kata-kata yang terlalu salesy, lebih baik buatlah copywriting yang lebih bersahabat dan menarik, seperti:

“Temukan seluruh model jilbab yang Bunda inginkan, di sini loh pusatnya.”

“Selamat datang di Toko X, pusat baju anak seluruh Indonesia dengan jaminan harga paling murah. Buktikan sendiri ya bos :)”

Atau kalau Anda masih bingung, saya habis nyontek dari sini tentang rumus membuat bio yang menarik followers:

Siapakah bisni Anda + Apa keunggulannya + Buat semenarik mungkin

Dan jangan lupa Anda bisa kasih emoticon.

Gali kreativitas Anda!

Ini adalah contoh bio yang singkat dan menarik dari akun @txture

@txture bio

TIPS RAHASIA #3

Jangan Digembok

Saya gak tau cara ini masih banyak digunakan atau engga.

Intinya, ketika kita menggunakan Instagram untuk promosi, maka jangan pernah sekali-kali Anda mengaktifkan fitur ‘private account’.

Dengan melakukan cara ini kita telah membuang peluang calon pelanggan untuk follow Anda, bahkan melakukan pembelian.

Alasannya sederhana:

  • Mereka harus dapat persetujuan untuk bisa liat konten Instagram Anda. Ini membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga mereka bakal beralih ke toko lain yang lebih gampang diakses.

Jangan dikunci bro

Metode ini sifatnya meningkatkan followers hanya sementara waktu.

Ketika audiens tau bahwa kita bukan yang mereka cari, maka mereka pun dapat dengan mudahnya klik unfollow, dan akhirnya kita kehilangan followers lagi.

Dengan kata lain cara ini cuma mempermainkan akun bisnis Instagram kita aja.

Dan kalau kita mau meningkatkan jumlah followers yang loyal dan targeted, tetap baca artikel ini sampai habis lalu terapkan.

Lagi pula, akun Instagram dengan profile bisnis itu sudah tidak bisa diproteksi lagi.

Berhadapan dengan audience

TIPS RAHASIA #4

Cari – Follow – Interaksi – FollowBack – Unfollow

Setelah selesai mempersiapkan akun Instagram bisnis, sekarang saatnya untuk berhadapan dengan calon pelanggan.

Tahap pertama.

Anda harus mencari calon pelanggan tersebut di Instagram, sesuai dengan buyer persona yang sudah ditentukan.


Salah satu cara yang paling gampang untuk mencari calon pelanggan adalah dengan melihat followers kompetitor.

Followers dari kompetitor kita mungkin followers bisnis Anda juga.

 

Tahap kedua.

Setelah Anda menemukan calon pelanggan yang cocok, hal yang harus dilakukan adalah follow mereka.

Gunanya biar mereka tau dengan kehadiran brand Anda.

 

Tahap ketiga.

Lakukan interaksi dengan mereka yang sudah Anda follow.

Love atau berikan komentar di foto mereka.

Komentar tersebut gak boleh bersifat promosi, penawaran atau jualan.

Orang-orang itu senang dengan pujian.

Maka dari itu kita sebaiknya puji foto mereka. Tapi jangan sampai berlebihan.

Berikan kesan yang positif kepada brand Anda sendiri.

 

Tahap keempat.

Adalah reaksi dari tahap kedua dan ketiga, mereka akan followback akun Instagram Anda.

Semakin tinggi interaksi dengan calon pelanggan, maka semakin tinggi pula kemungkinan mereka akan melakukan followback.

Perlu diingat, setelah Anda melakukan follow + interaksi, bukan berarti 100% dari mereka akan followback ya.

Kita hanya memperbesar kemungkinan untuk mendapatkan followback dari mereka.

 

Tahap kelima.

Ini bersifat opsional alias suka-suka Anda enaknya gimana.

Setelah followers kita meningkat, lakukan unfollow untuk memperkecil jumlah following kita.

Dari pada timeline Instagram Anda dipenuhi oleh update-an dari calon pelanggan, lebih baik penuhi timeline dengan akun Instagram kompetitor atau akun yang bisa menginspirasi.

Dengan tips #4 ini, maka Anda udah meningkatkan sedikit banyak jumlah followers IG bisnis Anda.

Tips RAHASIA #5

Hindari spam dan komentar sembarangan

Cara spamming ini masih sangat sering saya jumpai, khususnya di Indonesia.

Kalau gak percaya, silahkan Anda buka akun Instagram artis Indonesia yang terkenal seperti Raisa misalnya.

Foto apapun yang dia post pasti jadi korban spamming dan dimanfaatkan untuk ajang promosi segala macam produk.

ILUS-1

Bangunlah brand yang punya etika dengan cara tidak melakukan spamming, khususnya promosi di sembarangan tempat.

Ketika Anda melakukan spam artinya Anda memberikan kesan yang buruk di mata audiens + mengganggu kenyamanan orang lain.

 

Salah satu cara membangun brand yang positif dan berjangka panjang adalah:

Jalinlah hubungan dengan audiens secara natural, selayaknya kita melakukan pertemanan dengan mereka

Tips RAHASIA #6

Post Konten yang Profesional, Bikin Audience Naksir

Kedengerannya memang seperti tips biasa.

Hampir semua brand dan bisnis mau memberikan konten Instagram yang profesional dan mampu menarik perhatian audience.

Maka dari itu, di tips ini saya gak mau memberikan penjelasan kenapa harus buat konten yang profesional.

Tapi bagaimana caranya membuat konten biar calon pelanggan semakin cinta dengan brand Anda.

 

Pengambilan foto yang berkualitas dan terlihat profesional

Jangan rusak profile Instagram Anda dengan foto-foto kualitas rendah.

Hindari foto yang ‘pecah’ dan nge-blur.

Jangan juga menanamkan prinsip ‘asal jepret terus upload’ di Instagram.

Atur agar setiap foto yang Anda post itu terlihat profesional.

Gak perlu punya skill fotografi yang tinggi, gak perlu punya peralatan fotografi yang mahal.

Kuncinya adalah amati dan tiru bagaimana akun-akun profesional dalam memposting foto.

Perhatikan dan pelajari foto-foto dari akun bisnis profesional seperti @yourviel dan @voyej

@voyejyourviel

 

Berikan warna yang ‘sedarah’ dengan karakter brand

Ketika Anda mau membangun brand image yang kuat dan berkarakter, maka cobalah praktekkan cara ini.

Setiap foto yang Anda upload harus sewarna sesuai dengan karakter brand Anda.

Gunakan filter atau proses editing yang sama dan sejenis.

Contohnya adalah akun @wxglimited

@wxglimited

Akun Instagram ini menggunakan dominan warna gelap dan jenis foto yang sejenis.

Jadi karakter brandnya bisa terpancar dengan kuat.

Pastikan juga kalau Anda bisa memberikan warna yang kuat sesuai dengan karakter dari brand Anda sendiri.

 

Buat tulisan yang menarik di atas foto

Di saat Anda harus memberikan tulisan di atas foto yang akan di-post, seperti quotes, call-to-action, promosi atau diskon, maka buatlah tulisan yang menarik.

Isi tulisan tersebut juga harus disampaikan secara singkat tapi bisa ‘menjual’.

Artinya sesuai dengan tujuan dari tulisan itu tersebut.

Selain itu, perhatikan juga desain dan tata letak tulisannya.

Jangan sampai tulisan itu merusak hasil fotonya.

Dan Anda gak perlu skill yang jago untuk menggabungkan foto dengan tulisan.

Gunakan aplikasi visual creator seperti Canva.com

Saya sendiri menggunakan aplikasi ini untuk membuat ilustrasi sederhana.

@starbucks

 

Berikan konten yang mengikat relasi & emosi audiens

Sekarang pertanyaannya, untuk apa orang-orang buka Instagram?

Untuk liat update-an terkini? Stalking mantan? Liat foto idola? Cari hiburan?

Apapun tujuannya, relasikan brand Anda dengan tujuan audiens membuka Instagram.

Dan biasanya, tujuan utama audiens membuka Instagram itu bukan untuk melihat penawaran dari suatu brand.

Tapi untuk menyegarkan kembali pikiran mereka dengan foto-foto yang mengikat emosi.

 

Sederhananya gini, ilustrasikan Anda adalah penjual jus buah murni untuk kesehatan.

Target audiens Anda adalah anak muda yang kelelahan karena aktivitasnya.

Strateginya: Anda bisa pasang foto beberapa anak muda yang kelelahan karena habis main basket di sore hari.

Dan mereka menjadi semangat kembali setelah meminum jus buah ajaib Anda.

Terus tulislah caption yang menarik seperti, “Capek setelah beraktifitas hari ini? Angkat kembali semangat lo hanya dengan Jus X! #anakgaulminumjus”

Intinya adalah Anda harus mampu merelasikan emosi dan suasana calon pelanggan dengan produk yang kita tawarkan.

 

Ini adalah contoh konten dari akun @pattengoods

@pattentgoods

Di gambar tersebut terlihat si anak lagi main di kolam ikan dan memberikan kesan ‘childish’. Penggunaan captionnya juga sangat mendukung foto tersebut.

Dan yang paling penting terdapat foto produk kaus kaki yang dijual dengan warna hijau kontras dan menarik.

Buat audiens Pattentgoods yang punya anak seumuran anak dalam foto tersebut, saya yakin mereka akan menyerahkan urusan kaus kaki anaknya dengan brand tersebut.

 

TIPS RAHASIA #7

Hindari Hard Selling

Sudah sedikit saya bahas di tips sebelumnya.

Baik dalam komentar di foto orang lain, maupun di konten yang Anda upload sendiri, perkecil tingkat hard selling dalam Instagram.

Liat akun-akun Instagram di atas, mereka menggunakan copywriting yang menarik daripada melakukan hard selling.

Atau kalau Anda pernah liat video iklannya Coca Cola di Instagram?

That’s content marketing!

Tanpa perlu harus dijelasin apa aja keuntungan dan keunggulan produk, cukup dengan visualisasi, mereka dapat menunjukan ‘ini loh kehebatan produk gua’.

Hasilnya?

Mereka mendapatkan brand image profesional dan kepercayaan audiens pun meningkat.

Kalau Anda bingung, gunakan cara pemasaran yang menarik seperti akun @sharpie.

Brand ini gak menggunakan hard selling sama sekali, namun mampu membuat saya pengen beli produk mereka, meski saya gak bisa gambar.

Sharpie

Tips RAHASIA #8

Gunakan Hashtag yang Tepat

Saya cukup yakin sedikit banyak dari Anda sudah pada tau apa kegunaan hashtag (#) di Instagram sebagai alat promosi.

Dengan hashtag, audiens bisa lebih mudah untuk menemukan apa yang mereka cari.

Tapi sayangnya, masih banyak online shop di Indonesia yang menggunakan # secara berlebihan.

Pakailah hashtag secukupnya, 3-5 hashtag sudah cukup.

Pilih hashtag yang paling populer dan sesuai dengan konten yang kita post.

Jangan meninggalkan kesan hard selling dan spamming hanya karena penggunaan hashtag yang berlebihan.

Atau kalau mau menggunakan lebih banyak hashtag, Anda bisa menyembunyikannya di kolom komentar.

Bonus tips: Buatlah hashtag unik untuk menciptakan trend dari brand Anda sendiri.

Contohnya adalah akun @infatuation yang menciptakan hashtag #EEEEEATS

The Infatuation

Sampai saat ini sudah lebih dari 3 juta post yang menggunakan hashtag #EEEEEATS

#EEEEEATS

TIPS RAHASIA #9

Jangan Post Keseringan

Meski Anda punya stok foto yang banyak dan berkualitas untuk diupload, tetap jaga frekuensi waktunya.

Jangan sampai audiens menjadi jenuh akibat timeline Instagramnya penuh dengan foto produk Anda.

Buatlah jadwal yang teratur untuk upload foto dan jaga jeda waktunya.

Kalau Anda sulit untuk upload foto secara terjadwal, silahkan cari di Google aplikasi yang dapat membantu Anda untuk menjadwalkan postingan Instagram.

Saya sendiri memakai aplikasi Hootsuite atau Buffer.

TIPS RAHASIA #10

Post di Waktu yang Tepat

Meski saat ini Instagram sudah menggunakan algoritma untuk menampilkan konten-konten foto berdasarkan ‘apa yang kita suka’, tapi gak ada salahnya untuk post foto di jam yang tepat.

Hal ini juga berlaku untuk momen-momen tertentu seperti hari raya, kejadian unik dan sebagainya.

 

Improvisasi brand

TIPS RAHASIA #11

Manfaatkan Tools

Maksimalkan penggunaan Instagram bisnis Anda dengan tools yang tersedia.

Berikut beberapa contoh tools yang patut dicoba kalau Anda membutuhkan.

Visual Creator:

  • Canva.com
  • Ease.ly

Manajemen & Analisis:

  • Hootsuite
  • Later.com
  • Iconsquare

Editing foto:

  • VSCO Cam
  • Instagrid
  • Layout (Instagram)

TIPS RAHASIA #12

Tingkatkan Engagement dengan Kampanye & Promosi

Dengan Anda melakukan semacam kampanye, kontes, promosi atau diskon, maka Anda dapat meningkatkan jumlah engagement seperti followers, jumlah love, komentar, share, direct message.

Buatlah sesuatu yang mengajak audiens Anda untuk mengambil action dengan cara yang kreatif.

Contohnya seperti ini dari akun @infokuiz yang mengajak audiencenya buat double tap alias love foto tersebut.

Dan nantinya yang beruntung bakal dapat hadiah.

berbisnis lewat instagram

TIPS RAHASIA #13

Jalin Kerjasama untuk Memperluas Jaringan

Yap! Menjalin kerjasama dengan akun Instagram lainnya juga bisa meningkatkan eksistensi brand Anda dengan cepat dan efektif!

Gimana caranya bro? 

Langkah pertama, Anda harus tau siapa yang akan Anda ajak kerjasama.

Caranya adalah dengan mencari akun-akun Instagram yang punya jumlah followers tinggi. (followers beneran loh ya bukan hasil bot)

Dan yang membuka kesempatan untuk kerjasama, biasanya mereka memberikan email atau kontak bisnis lainnya di bio.

‘Akun – akun’ artinya kita membuat beberapa daftar nama, jadi gak cuma 1 akun.

Kemudian kerjasama ini dibagi jadi 2 jenis:

1. Berbayar

Cara ini sangat efektif kalau Anda bisa membayar akun Instagram partner untuk promosiin produk punya kita.

Itu artinya Anda akan mendapatkan peningkatan terhadap jumlah followers dan engagement yang kuat.

Biasanya yang membuka kerjasama dengan cara berbayar ini adalah akun-akun Instagram yang punya jumlah followers yang tinggi.

Atau bahasa lainnya adalah endorsement.

Semakin tinggi followers dan tingkat kepopulerannya, maka semakin tinggi harga yang harus dibayar agar mereka mau promosiin produk Anda.

Mintalah mereka untuk mempromosikan akun Instagram Anda ke followersnya.

Jangan lupa sertakan call-to-action kepada calon pelanggan, sehingga perintah yang kita minta kepada  itu jelas.

Seperti follow akun Instagram kita atau buka link website.

Saran dari saya, gunakan call-to-action kepada audience untuk follow akun kita.

Ibaratnya kita harus memilki ikatan dulu dengan audience, baru bisa memberikan call-to-action yang lain.

 

2. Gak berbayar alias gratis

Nah mungkin ini cara yang dinanti-nanti 😀

Anda gak perlu mengeluarkan sepeser pun untuk menjalin kerjasama.

Langkah pertama adalah dengan memberikan produk Anda secara gratis kepada akun Instagram yang akan melakukan promosi.

Jenis ini termasuk endorsement, hanya saja tidak menggunakan pembayaran.

Sebelum kita melakukan endorsement gratisan ini, kita harus tetap menghubungi calon partner terlebih dahulu.

Lakukan negosiasi.

Langkah kedua adalah dengan metode ‘shared for shared’

Artinya adalah Anda saling mempromosikan konten masing-masing dengan partner tersebut.

Cara ini mewajibkan Anda harus punya jumlah followers yang ‘hampir sama atau sebanding’ dengan akun partner tersebut.

Sehingga antara Anda dan partner tersebut sama-sama mendapat keuntungan yang sudah disepakati.

Dan terakhir, kerjasama gratisan ini gak menutup kemungkinan untuk kerjasama dengan pesaing/kompetitor yang memiliki produk sejenis namun tak sama.

TIPS RAHASIA #14

Cari Inspirasi & Strategi Dimanapun, termasuk kompetitor kita

Kalau tadi kita ngomongin kerjasama, salah satunya dengan kompetitor, sekarang kita lakukan penelitian terhadap kompetitor tersebut.

Intinya banyak yang bisa dimanfaatkan dari kompetitor ya? 😉

Salah satu yang bisa dilakukan adalah peningkatan konten dan engagement.

Sekarang buka akun kompetitor Anda, analisis deh foto apa aja yang memiliki engagement paling tinggi.

Setelah itu buatlah konten dengan standar foto tersebut dan lakukan peningkatan.

Artinya Anda memberikan perbedaan dari konten kompetitor yang memiliki engagement paling tinggi, sehingga Anda juga gak melakukan plagiarisme.

Jadikan kompetitor sebagai pembelajaran dan inspirasi.

TIPS RAHASIA #15

Kumpulkan Email List dari Instagram

Cara ini masih sangat jarang ditemui di Instagram Indonesia.

Tapi buat bisnis Anda yang sudah menggunakan email marketing, maka Instagram adalah sarana yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan email dari audiens.

Caranya adalah dengan memanfaatkan bio untuk taro link menuju lead page Anda.

Jadi kurang lebih langkahnya seperti ini:

#1. Buat call-to-action singkat dan menarik di bio beserta link menuju lead page.

#2. Post konten, isinya tentang mempromosikan ‘sesuatu yang bisa ditukar dengan email’. (Misalnya gratis kode voucher)

#3. Kasih perintah di konten yang baru Anda post, agar audiens klik link yang ada di bio.

#4. Audience klik link dan Anda berhasil mendapatkan email list dari Instagram.

 

TIPS RAHASIA #16

Beranikan diri untuk Advertising

Tips terakhir dari saya adalah dengan melakukan advertising di Instagram.

BuatAnda yang belum tau, budget advertising di Instagram itu kita sendiri yang menentukan.

Misalnya Rp 30rb per hari selama 1 minggu, it’s ok.

Sistem periklanannya sama dengan periklanan Facebook. (Jelas sama lah orang Instagram itu punya Facebook) 😀

Advertising sebaiknya dilakukan ketika Anda sudah menerapkan sebagian besar tips-tips sebelumnya.

Artinya, lakukan advertising ketika akun Instagram Anda udah siap untuk naik level.

Karena kalau asal advertising di saat akun Anda masih belum siap, maka hasilnya akan gak maksimal.

Laebih baik jadikan advertising sebagai salah satu senjata terakhir Anda.

 

Well…

Sekian dari saya tentang 16 tips rahasia Instagram ini.

Saya harap artikel panjang ini bisa semakin membantu Anda dalam meningkatkan followers, kualitas bisnis dan penjualan produk/jasa tentunya.

Dan seperti biasa … saya akan merasa sangat dihargai, ketika Anda mau share artikel ini, memberikan komentar, pendapat, kritik, dan saran.

 


 

GABUNG-BRO+

Protected by Copyscape

38 Comments
  • Dionisius Kevin
    Posted at 00:03h, 05 July Reply

    This is a very informative post with an interesting content. Success for both of us!

    @vookah_id

  • Mulya
    Posted at 08:06h, 05 July Reply

    NIce! Berguna banget untuk saya yg mau mencoba bisnis kecil2an. Sekarang mau jadi dropshipper dulu 😀

  • nurul
    Posted at 12:47h, 02 September Reply

    omg.. yang ane cari2 selama ini.. makasih ya artikel panjang nya ini menaik dan berguna banget buat ane…
    sukses yaaa

    • Rheza
      Posted at 16:08h, 02 September Reply

      Terimakasih Nurul, sukses terus!

  • INFO
    Posted at 21:23h, 17 September Reply

    Gmana ya bisa membuat artikel sepanjang ini, hehe.. kalau saya sih belum pernah.. tapi secara keseluruhan informasinya membantu saya. terimakasih ya mas,, semoga artikel selanjutnya juga semenarik ini

    • Rheza
      Posted at 18:20h, 18 September Reply

      Terimakasih bro kunjungannya 🙂

  • Jual Kavling Tanah Murah
    Posted at 11:59h, 12 November Reply

    thanks tips nya sangat bermanfaat.. wajib dicoba nih jualan di instagram..

  • kuncoro b.
    Posted at 19:38h, 12 November Reply

    kesulitan saya saat ini adalah,, gimana caranya membuat foto yang menarik, profesional, namun gak memakan biaya banyak untuk hire fotografer.

    anyway, secara keseluruhan artikel ini sangat membantu.

  • Pusat Drone & Perlengkapan Kamera SULSEL
    Posted at 22:05h, 22 November Reply

    Artikelnya panjang sekali ya. Ijin bookmark dulu buat dicoba satu per satu. Makasih banyak ya ..!

  • Fanny
    Posted at 09:25h, 19 January Reply

    Thank youbso much… Your articel so really helping me
    And i get new information i never get i before

    • Rheza
      Posted at 14:38h, 21 January Reply

      You’re very welcome Fanny. Sukses!

  • Nur
    Posted at 21:34h, 29 January Reply

    wow sudah gratis, lengkap banget lagi panduan ini. trims bro!

  • Dominikus Brilian
    Posted at 11:16h, 03 March Reply

    Wuiihh, ternyata cukup kompleks juga ya ilmu Instagram marketing. Makasih banyak bro ilmunya.

  • hanna
    Posted at 09:36h, 10 March Reply

    Hallo kak.. Baru2 ini aku buat akun bisnis ol d instagram menggunakan tips dr kakak, terimakasih sebelumnya 😊😊.. Aku liat dari kebanyakan kompetitor msh jarang gunain tips rahasia yg kakak ksh d artikel ini.

    Tapi aku ada pertanyaan niih kak, yg pada thap follow memfollow dan interaksi dengan calon pelanggan, apa blh udh upload produk stlh kita upload 9 gambar pemanasan?? Terimakasih kak 😊 semoga dpt jwaban yg cepat 😁

    • Rheza
      Posted at 23:00h, 10 March Reply

      Halo Hanna, terima kasih pertanyaannya.
      Maksudnya setelah kita upload foto, baru melakukan interaksi dengan audiens?
      Tentu boleh dong. Justru disarankan seperti itu.

  • Nadya
    Posted at 02:34h, 15 June Reply

    Thankyou ya buat artikel yang bener2 berguna & gaya bahasa yg santai. gue suka bgt & bisa ngeerti pelan2. thankyouuu once again rhezaaa! sukses yah 😉

    • Rheza
      Posted at 08:13h, 16 June Reply

      Thank you Nadya! Salam sukses.

  • Rona Baya Rustaman
    Posted at 12:42h, 08 July Reply

    Sangat bermanfaat sekali untuk saya yg baru Akan memulai bisnis melalui IG🙏 terima kasih 👍

  • hasby
    Posted at 20:29h, 16 August Reply

    wawww gokillll….
    keren banget informasinya, gak kalah sama seminar bisnis yang pernah gua ikutin.
    btw, makasih banyak bang bro, di tunggu karya informatif lu selanjutnyaaa..
    sukses ya

    • Rheza
      Posted at 21:08h, 18 August Reply

      Thank you bro Hasby udah mampir, sukses terus!

  • Paul
    Posted at 13:31h, 24 August Reply

    Halo! sebelumnya thankyou banget artikel ini super bermanfaatnya karna saya pengen nyoba untuk buka olshop nih…
    tp untuk poin nomer 5 kalo dari sisi pelanggan kadang annoying karna ig pribadi sy private ketika menerima req. dari olshop2 gitu(awalnya heran knp pada follow ig yang ga related) mereka akhirnya sering pada nyepam.. alhasil udah ada sekitar 100n req lebih olshop yg sy udah gamau terima lagi dan baru tau ternyata itu strategi bisnis… hehe

    • Rheza
      Posted at 18:09h, 13 September Reply

      Hahaha, ya akun saya pribadi pun sering kena gitu.

  • Tommy
    Posted at 12:04h, 08 September Reply

    bro, misalnya kita mau jualan pre order gt lewat instagram yang harga produknya lumayan tinggi, trs apakah kita jg buat caption yang menarik atau munculkan informasi tentang produk tersebut aja? dan bagaimana cara menarik audience supaya tertarik thp barang pre order tsb?

    • Rheza
      Posted at 18:16h, 13 September Reply

      Hmm.. produk pre order dengan produk yg harganya tinggi.
      Kenapa gak pakai influencer aja bro sekalian?

      Untuk caption itu kan bisa masukin keduanya juga. Tinggal disusun aja biar keliatan rapih.
      Misal:
      [opening]
      [kode produk]
      [harga]
      [deskripsi]
      [optional-mungkin cara order, s&k, dsb]
      [call to action]

  • deni oktavian
    Posted at 16:37h, 15 September Reply

    makasih gan infonya sangat membantu sekali

  • Dian puspitasari
    Posted at 11:46h, 18 September Reply

    Terimakasih sangat membantu 😃😃

  • Yogi
    Posted at 19:17h, 19 September Reply

    Luar biasa super…hatur nuhun sangat bermanfaat 🙂

  • ody
    Posted at 15:06h, 27 October Reply

    thanks info nya!! berguna banget:))

  • Iqbal
    Posted at 11:48h, 09 November Reply

    Nice info gan.. Sangat bermanfaat 🙏

  • autokuota.com
    Posted at 13:58h, 26 November Reply

    Mantap beemanfaat buat saya yg masih merintis bisnis onlen kecil2an ini nih

  • yeyefaj
    Posted at 23:39h, 15 December Reply

    subhaanalloh. semoga amalan kamu membagikan postingan yang berguna ini diberikan ganjaran setinggi2nya sm yg maha kuasa. makasiiihh brooo

  • DESI FITRI
    Posted at 11:30h, 08 January Reply

    Good artikel min. Suka dengan artikelnya 🙂

    My blog

  • yonarlis
    Posted at 09:06h, 03 February Reply

    artikelnya sangat bagus, mudah dipahami oleh para pemula bisnis online

  • Bimo dr ugetuget.com
    Posted at 14:18h, 08 February Reply

    PAs banget nih

  • 6 Fitur Dalam Instagram yang Bisa Digunakan Untuk Menarik Perhatian Konsumen. Yuk, Terapkan! - Aidia Network
    Posted at 10:04h, 21 March Reply

    […] baik di Indonesia maupun di luar. Tingkat aktivitas di Instagram juga tinggi. Dilansir dari sebuah sumber, setiap bulannya ada 400 juta lebih pengguna aktif di Instagram. Sampai saat ini juga sudah ada 40 […]

  • Widy Agustinus
    Posted at 23:47h, 14 April Reply

    Keren banget… panjang tapi berbobot. makasih lo. tadinya saya cuma ngetik keyword “tips reseller pemula”, trus buka web ini. baru baca kalimat awalnya aj sampe ga brenti2. sampe gabung ke bro+, n dapet 2 e-book gratis. Dan saking banyak info menariknya, saya sampe bookmark, karena ga bklan kelar baca. skrg disini udh jam 11.46 haha.. makasih bro. sukses trus. Gbu

  • Hanafi
    Posted at 16:26h, 09 May Reply

    Buat yg baru mau mulai bisnis di instagram, membantu sekali nih artikel….

    Thanks boss..

Post A Comment